15 November 2008

Salut untuk Ibu Miah














































Ini benar-benar pengalaman yang ngga bakal gw lupain.


Gw nginap di rumah Lia bersama teman-teman sekelompok lain untuk ngerjain tugas Pkn, mengenai ketidakadilan sosial.
Kelompok gw:
  1. Adrian Pramanda / XIS3 / 01
  2. Cicilia Yunita Putri / XIS3 / 08
  3. Mayvanna Mariama Vinancia (Vivi) / XIS3 / 20
  4. Praka Puntadewa / XIS3 / 24
  5. Theresia Dwi Wulandari / XIS3 / 31
Kita udah janjian dengan Bu Dasmiah, seorang penjual sayur keliling di daerah Cilandak Barat. Kita ngikutin dia dari jam 2 pagi, mengikuti dia berjualan sayur sepanjang hari hingga selesai berdagang jam 2 siang.

Benar-benar seru!!!

Bu Miah benar-benar pedagang sayur yang unik.
Ia berasal dari Pekalongan, dan tinggal di Jakarta sudah 17 tahun.
Ia sudah 15 tahun bekerja jadi pedagang sayur keliling.
Dan sekarang...
Ia punya mobil dan motor pribadi, TV, kulkas, dan peralatan rumah yang lainnya.
Benar-benar usaha yang hebat!!!

Coba aja, orang-orang bisa mencontoh kegigihan Bu Miah.
Yang mau berusaha demi menghidupi keluarganya, kedua anaknya di kampung.

Belanja pagi-pagi, mendorong gerobak, melayani pembeli, ...
...
Memang melelahkan
Tapi itu semua dia lakukan demi keluarganya

Tidak ada komentar:

Words

Words
You won't know how suck life is until you go deep within it.